Serunya MPLS Berbeda! Siswa Baru Diajak Jelajahi Sejarah, Seni, dan Keterampilan Lewat Kunjungan 4 Lokasi Bersejarah


Share berita ini melalui :
Diterbitkan pada : Jul 16, 2026 - 04:39 Wib
Serunya MPLS Berbeda! Siswa Baru Diajak Jelajahi Sejarah, Seni, dan Keterampilan Lewat Kunjungan 4 Lokasi Bersejarah

YOGYAKARTA – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) biasanya identik dengan kegiatan di dalam kelas, materi yang padat, dan baris-berbaris. Namun, ada yang berbeda dengan agenda MPLS SMK Tamansiswa Jetis tahun ini. Untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual, menyenangkan, dan berkesan, para siswa baru diajak melakukan petualangan edukatif dengan mengunjungi empat lokasi penting sekaligus.

Bukan sekadar jalan-jalan biasa, agenda MPLS seru ini dirancang untuk membekali siswa dengan nilai-nilai perjuangan, kebudayaan, sekaligus mengenalkan mereka pada keterampilan praktis di dunia nyata.

Berikut adalah catatan keseruan perjalanan para siswa baru menyusuri empat destinasi utama MPLS:

Destinasi Kunjungan Agenda MPLS Tamansiswa

1. Mengenal Dunia Kerja Nyata di Bengkel Bintaran

Perjalanan dimulai dengan mengunjungi Bengkel Bintaran. Di sini, para siswa baru diajak melihat langsung bagaimana etos kerja, kedisiplinan, dan kerja sama tim diterapkan dalam dunia industri praktis. Kunjungan ini membuka cakrawala siswa bahwa belajar tidak hanya terbatas pada teori di buku, melainkan juga keterampilan teknis (hard skills) dan komunikasi (soft skills) yang sangat dibutuhkan di masa depan.

Siswa baru MPLS belajar etos kerja di Bengkel Bintaran

2. Merenungkan Jasa Para Pahlawan di Taman Wijaya Brata

Dari suasana industri, perjalanan berlanjut ke Taman Wijaya Brata, tempat makam para tokoh dan pahlawan pendidikan Tamansiswa, termasuk Ki Hadjar Dewantara. Di tempat yang teduh dan penuh khidmat ini, siswa melakukan ziarah sekaligus merefleksikan perjuangan para pendahulu bangsa. Kunjungan ini bertujuan menanamkan rasa nasionalisme dan menghargai jasa pahlawan sejak dini.

Ziarah siswa baru MPLS di makam Ki Hadjar Dewantara Taman Wijaya Brata

3. Menelusuri Jejak Sejarah di Museum Kirti Griya

Masih dalam satu napas perjuangan, destinasi ketiga adalah Museum Kirti Griya. Museum yang dulunya merupakan tempat tinggal Ki Hadjar Dewantara ini menyimpan berbagai memori, dokumen, dan barang-barang bersejarah perjuangan pendidikan di Indonesia. Para siswa tampak antusias mendengarkan penjelasan pemandu tentang bagaimana konsep Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani dilahirkan.

Edukasi sejarah perjuangan Ki Hadjar Dewantara di Museum Kirti Griya saat MPLS

4. Merasakan Kehangatan Budaya di Pendopo Tamansiswa

Petualangan edukatif ini ditutup dengan manis di Pendopo Tamansiswa. Sebagai pusat berkumpul dan mengekspresikan seni kebudayaan, di pendopo megah ini para siswa baru diperkenalkan pada nilai-nilai luhur kebudayaan Jawa dan konsep kekeluargaan yang erat. Di tempat ini pula, seluruh rangkaian orientasi ditutup dengan penuh kebersamaan dan refleksi.

Kesan Siswa Baru: "Biasanya MPLS cuma duduk di kelas mendengarkan materi sampai mengantuk. Tapi kali ini seru banget! Kami bisa tahu sejarah Ki Hadjar Dewantara langsung di museumnya, ziarah, bahkan melihat langsung suasana kerja di bengkel." ujar salah satu siswa baru peserta MPLS.

Melalui kunjungan ke empat lokasi ini, diharapkan para siswa baru tidak hanya siap secara akademis untuk memulai pembelajaran di sekolah, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, menghargai sejarah, mencintai budaya, serta memiliki pandangan yang luas tentang masa depan mereka.

Kegiatan penutupan MPLS di Pendopo Agung Tamansiswa

Selamat datang para siswa baru, selamat berproses dan mengukir prestasi!